Cara membuat CV ATS friendly
Applicant tracking system, biasa disingkat ATS, adalah software yang dipakai perusahaan untuk mengumpulkan dan menyortir lamaran. Waktu kamu melamar lewat halaman karier perusahaan, CV kamu hampir selalu masuk ke sistem seperti ini dulu. Rekruter kemudian mencari dan memfilter di dalamnya. Kalau format CV kamu tidak bisa dibaca software tersebut, pengalaman kamu bisa jadi tidak pernah sampai ke orang yang menentukan siapa yang dipanggil interview.
Ini bukan berarti ada robot yang menolak kamu. Anggapan itu umum dan sebagian besar keliru. Yang sebenarnya terjadi lebih sunyi: CV kamu dipecah jadi kolom-kolom data, sebagian kolom keluar kosong atau berantakan, dan kamu muncul di urutan bawah hasil pencarian rekruter. Memperbaiki formatnya tidak sulit dan menghilangkan satu titik gagal yang tidak kelihatan.
Yang bikin CV gagal terbaca
- Teks di dalam gambar. Apa pun yang disimpan sebagai gambar, termasuk CV yang diekspor jadi satu file gambar besar, tidak terbaca sama sekali.
- Layout dua kolom. CV dua kolom sering dibaca dari kiri ke kanan menembus kedua kolom, jadi kalimatnya jadi kacau.
- Text box dan bentuk. Banyak template menaruh kontak di kotak melayang, dan bagian itu sering dilewati.
- Header dan footer. Sebagian parser mengabaikannya, jadi nomor telepon yang ditaruh di situ bisa hilang.
- Tabel untuk mengatur layout. Tabel sederhana biasanya aman, tabel bertingkat sering tidak.
- Nama bagian yang tidak umum. Parser mencari "Pengalaman" dan "Pendidikan". Judul kreatif seperti "Perjalanan Saya" bisa jadi tidak dikenali.
Format yang aman
- Satu kolom, dari atas ke bawah.
- Nama dan kontak sebagai teks biasa di badan dokumen, bukan di area header.
- Judul bagian standar: Pengalaman, Pendidikan, Keahlian.
- Font umum, ukuran 10pt ke atas.
- Format tanggal konsisten, misalnya Jan 2024 sampai Mar 2026.
- Dikirim sebagai PDF hasil ekspor dokumen teks, bukan hasil scan atau ekspor ke gambar.
Soal kata kunci
Rekruter mencari di sistem ini pakai istilah dari deskripsi lowongan. Kalau lowongan minta "financial modelling" dan CV kamu cuma menulis "membuat proyeksi", kamu tidak akan muncul di pencarian itu. Jadi langkah yang berguna adalah mendeskripsikan pekerjaan nyata kamu memakai kosakata dari lowongan yang kamu lamar.
Yang perlu hati-hati adalah kejujuran. Menambahkan keahlian yang tidak kamu punya, atau menempelkan isi deskripsi lowongan dengan teks putih di bawah halaman, adalah trik yang sudah sangat dikenal dan rekruter memang mengeceknya. Itu terbaca sebagai tidak jujur dan bisa menggugurkan lamaran. Sesuaikan penulisan hal-hal yang memang kamu kerjakan. Jangan mengarang yang tidak kamu kerjakan.
Cara cek cepat
Buka CV kamu, blok semua teksnya, salin, lalu tempel ke editor teks polos seperti Notepad. Yang kamu lihat kira-kira itulah yang dibaca parser. Kalau jabatan kamu jadi berantakan, kontak kamu hilang, atau ada bagian yang lenyap, di situlah masalahnya. Ini cara tes tercepat dan cuma butuh sekitar tiga puluh detik.