Cara menjawab pertanyaan ekspektasi gaji
Pertanyaan ini muncul di form lamaran, di telepon pertama dengan rekruter, dan lagi saat penawaran. Rasanya seperti jebakan, dan sebagian memang begitu: siapa yang pertama menyebut angka akan menentukan patokan untuk sisa pembicaraan. Biasanya kamu tidak bisa menghindari pertanyaan ini, tapi kamu bisa menjawabnya dengan baik.
Riset dulu sebelum ditanya
- Lowongan untuk posisi serupa yang mencantumkan gaji. Kumpulkan lima sampai sepuluh dari kota dan jenjang yang sama, lalu catat kisarannya.
- Kisaran gaji yang dipublikasikan situs lowongan kerja, difilter berdasarkan nama posisi dan kota. Anggap sebagai gambaran kasar, karena angkanya rata-rata dari perusahaan yang sangat beragam.
- Orang yang sudah di posisi itu. Teman, alumni, atau anggota komunitas profesi yang satu dua tahun di atas kamu sering jadi sumber paling akurat.
- Paket kamu saat ini, secara lengkap: gaji pokok, tunjangan, bonus, dan asuransi. Tanpa ini kamu tidak bisa tahu apakah tawaran baru benar-benar lebih baik.
Sebutkan kisaran, dan mulai dari angka yang memang kamu mau
Kisaran lebih mudah diucapkan dan memberi ruang untuk kedua pihak. Taruh batas bawah kisaran di angka yang benar-benar membuat kamu senang menerimanya, bukan di angka minimum kamu. Tawaran cenderung jatuh di dekat batas bawah kisaran yang kamu sebut, jadi angka minimum kamu seharusnya ada di bawah kisaran itu, bukan di dalamnya.
Kalimat yang bisa kamu pakai
Kalau sudah riset dan siap menyebut angka:
Berdasarkan kisaran untuk posisi serupa di Jakarta dan cakupan tanggung jawab posisi ini, ekspektasi saya di kisaran Rp12 juta sampai Rp15 juta per bulan. Saya terbuka untuk berdiskusi, tergantung paket keseluruhannya.
Kalau ditanya sangat awal dan kamu ingin mendengar angka dari mereka dulu:
Sebelum saya menyebut angka, boleh saya tahu kisaran anggaran untuk posisi ini? Saya ingin memastikan kita sejalan sebelum kita sama-sama menghabiskan waktu lebih jauh di prosesnya.
Cek apa saja yang termasuk dalam angka itu
- Gaji kotor atau take home pay. Tanyakan apakah angkanya sebelum atau sesudah dipotong pajak penghasilan dan iuran BPJS. Selisihnya cukup besar untuk mengubah keputusan kamu.
- Apa saja di luar gaji bulanan: bonus, asuransi kesehatan di luar BPJS, serta tunjangan transport, makan, atau internet.
- THR. Tunjangan hari raya dibayar di luar gaji bulanan, jadi bandingkan tawaran berdasarkan total setahun, bukan angka bulanan saja.
- Masa percobaan. Sebagian perusahaan membayar lebih rendah selama probation. Tanyakan berapa, dan berapa lama.
Di form lamaran
Kalau form wajib diisi satu angka, pakai angka di sekitar tengah kisaran hasil riset kamu. Kalau kolomnya menerima teks, kisaran juga tidak masalah. Jangan mengetik 0 atau angka asal hanya supaya bisa lanjut. Itu terlihat tidak serius bagi orang yang membaca lamaran kamu, dan tidak menghindari pembicaraan soal gaji, cuma menundanya.
Kalau tawarannya lebih rendah dari harapan
Ucapkan terima kasih, minta waktu sehari untuk mempertimbangkan, lalu kembali dengan satu angka tandingan yang spesifik dan punya alasan: cakupan tanggung jawab, tawaran dari perusahaan lain, atau kisaran pasar yang kamu temukan. Kalau gaji pokok benar-benar tidak bisa naik, tanyakan yang masih bisa diubah: review gaji setelah probation, bonus bergabung, hari kerja remote, atau tanggal mulai yang lebih longgar.